Langsung ke konten utama

Siapa itu arnold c ap?

Siapa itu arnold c ap?
Oleh: Bob Meno Muno

Memperingati 36 Tahun Kematian ARNOLD C. AP Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) KK- Bali Melakukan Diskusi Publik.
Diskusi tersebut juga untuk menjawab dan mejadikan kewajiban tugas untuk merefleksikan yang menajdi tugas kita bersama.

Siapa itu arnold c ap?
Apa yang harus di Pelajari Dari Arnold ap?.

Tentunya semua masyarakat bahkan mahasiswa tahu, siapa itu arnold dan apa yang harus di pelajari dari arnold ap tersebut dan itu menjadi pertanyaan yang timbul seketika mendegarkan cerita cerita masa lalu.

Arnold ap adalah Pahlawan bangsa yang kini masih hangat bersama lagu lagu dan perjuagannya yang suci tersebut di papua  hingga menjadi sebuah alasan alasan yang dapat menjadi pelajaran bagi kita bersama,  yang mana selajanjutnya akan di kenang oleh orang papua hal terswbut membuat kita menjadi dewasa da berfikir untuk bagaimana degan semua yang menajdi kenagan ini?, hal tersebut yang harus di  pelajari setelah mendegetahui siapa itu arnold saat mengetahui cerita hingga ia meninggalkan jejak bagi milenial papua saat ini.

Bagi milenial kami saat ini mempuyai hal hal baru yang bagaimana membuat semua manusia dapat menimbulkan banyak pertayaan pentayaan bagi kita untuk dapat mengetahui hal tersebut.

Arnold ap Dimulai dari segala ekspresi yang mencerminkan identitas sejati orang Papua justru dilarang Pemerintah Indonesia dan  seolah tidak menghendaki seseorang dengan diri ‘Papua,  membiarkan seni tradisional Papua sama dengan memberi ruang bagi sentimen-sentimen pro-kemerdekaan untuk berkembang, hal ini mejadi ancaman bagi indonesia.

Pada 15 Agustus 1978, mereka mengantikan nama mereka menjadi Mambesak (dari bahasa Biak berarti Cenderawasih), grup seni ini beranggotakan mahasiswa dan akademisi di jurusan Antropologi Universitas Cenderawasih, Jayapura. Anggota Mambesak dipersatukan oleh kecintaan mereka pada seni dan budaya tradisional Papua, dan situasi Papua papua memiliki satu loncatan batu kala itu serta kesadaran mereka bahwa budaya tersebut mulai dilupakan oleh generasi muda, dan itu harus di gali dan harus di jaga.

Ketua grup musik ini ialah kelahiran biak pulau numfor biak papua 1 Juli 1945. Beliau adalah Arnold Clemens Ap yang mana beliau juga adalah budayawan, antropolog, dan musisi Papua Barat dan kurator Museum Universitas Cenderawasih.

Sejak pertengahan tahun 1970-an, Arnold dan grup seninya telah jadi duri dalam daging bagi pemerintah Indonesia. Mereka paham bahwa pemerintah yang berkuasa pada waktu itu memang sengaja berusaha mengikis budaya tradisional Papua.

Pada November 1983, Arnold ditangkap oleh kopassandha (Kopassus), Ia di penjara dan disiksa atas dugaan menjadi simpatisan Organisasi Papua Merdeka meski pada akhirnya tidak ada tuduhan yang ditetapkan. Pada April 1984, ia tewas, kematiannya masih misteri sampai saat ini namun yang jelas Arnold dibunuh oleh Kopasus. Sejak itulah musik menjadi sumber utama pemberontakan budaya di Papua Barat. Arnold dan Mambesak masih populer di Papua Barat. Karya mereka dipandang sebagai simbol identitas Papua. Sejak 1990-an, pemerintah Indonesia berhati-hati mulai mengizinkan ekspresi budaya bagi pribumi Papua.

Cerita masa lalu, Sejarah bangsa Papua Barat setelah 1969 menunjukkan bahwa hasil Pepera itu justru menjadi salah satu akar konflik yang berkepenjangan; yang menghasilkan tragedi-tragedi pembunuhan, pemerkosaan, penganiyaiyaan, perampokan oleh militer Indonesia yang berkuasa di atas tanah rakyat West Papua dalam rezim soharto hingga pada saat kepemimpina Jokowi-MA, saat ini masih berlangsung. 

Bahkan, Lagu-lagu Nasionalisme  bangsa Papua Barat di bungkam secara kekerasan militer, dan orde baru Indonesia yang berlaku atas bangsa Papua Barat terus melakukan ketidak pertanggung jawaban atas beragam kasus dari dikriminasi rasial, operasi militer, UU Pasal Makar, pendoropan militer, dan beragam eksploitasi lainnya yang tidak berhentinya, nah inilah yang terjadi saat itu hingga mematikan iman juang rakyat papua degan operasi opersi yang di gencarkan oleh kolonial.

Degan melihat kekerasan yang terjadi di atas tanah papua? Dan melihat perjugan Arnold clemens ap? Apa yang harus di pelari dari arnold tersebut?.

Arnold ap adalah pahlawan budayawan bangsa papua, ia juga sebagai kurator museum uncen yang berjuaang degan intelektualnya untuk menyatuhkan rakyat dan bangsa papua barat. Perjuagn sucinya Yakni Lagu, mob, tarian dll.

 Ia  telah meninggalkan kepada kita generasi milenial saat ini, ini juga menigalkan semua dan itu  tugas kita. Banyak hal yang arnold ap bersama kawan kawan yang mereka buat untuk, membangkitakan semagat iman  juang rakyat bangsa papua barat yang saat itu orang papua dalam keterpurukan

Belajar dari Arnold c ap seorang intelektual yang mempuyai pandagan dan pemikiran untuk mepersatukan bagi bangsa papua di mana saat itu. Hari ini menjadi teladan buat kita juga  harus ada orang yang benar melihat dan menelusuri perjuagan arnoald dan mengikutinya.

Dasyatnya arnold saat itu, ia dapat mampu meyatuhkan lewat lagu, mob juga tarian dan banyak sekali yang menjadi jejak kenagannya bagi kita maka dari itu Ia di katakan  bapa penyatu, karena dari beberapa ratusan suku suku dan beragam adat dan budaya yang ada di papua dan saat ini, namun perjuagannya masih belum berakhir, dan ini menjadi tanggung jawab kita bersama.

Sekarang bagaimana degan kami
Saat melihat perjuaang arnold ap?
Apa yang harus kami lakukan?

Refleksi.!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Labirin Luka Di Bumi Koloni

Labirin Luka Di Bumi Koloni Post Aleks Giay Luka tak akan melihat betapa senyapnya harimu merayakan perihnya dan luka takan pernah berhenti ngilu tanpa kamu yang membalutinya sendiri. Nanar luka membuncah dalam busung dadamu menahan kepedihan dan setianya menyimpang pada relung hati yang terkulai melihat kezaliman penjajah. Kebenaran atas nama masa lalu suatu bangsa ialah luka bagi bangsa kolonial untuk terus menyayati jiwa-jiwa di bangsa koloni dengan tingkap jahanamnya. Cerita panjang terpajang di dinding zaman ke zaman dalam legenda bangsa- bangsa terjajah di jagat raya ini. Bawasanya telah di wahyukan pada suatu negeri koloni akan di lukai dan terus akan terluka dengan laku jahanam tirani melalui tangan jahil serdadunya. Apapun bentuk wajahmu di mata penjajah dalam semua di mensi kehidupan akan terbaca sebagai binatang buruan. Hal itulah yang tercacat dalam buku-buku tua bagi wilayah jajahannya. Popor bedilnya selalu akan melerai dada dan timah bedilnya kapanpun di letuskan...

MRP Menjual Tanah Masyarakat Papua Melalui Jalan Trans Papua

MRP Menjual Tanah Masyarakat Papua Melalui Jalan Trans Papua. Oleh: proletar. MRP Kurang Analisis yang mendalam Dampak Dari Jalan Trans Papua. Menangkapi Sikap MRP pada tanggal  09 Desember 2019 Menyepakati Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berencana menyerahkan pembangunan Jalan Trans Papua di beberapa titik rawan kepada TNI. Majelis Rakyat Papua (MRP) menyatakan bahwa hal itu merupakan solusi yang tepat untuk mempercepat pembangunan di Papua. Saya sebagai Anak Papua Kesal Terhadap Majelis Rakyat PAPUA yang Kurang Analisis dampak dari Jalan Trans Papua yang rencananya Dibekap Oleh TNI. Selama ini MRP mengkampanye melalui Media Radio, lisan Tulisan untuk Masyarakat Papua agar Tidak Menjual Tanah sembarang. Maklumat Melarang Menjual Tanah Tetapi, Menyetujui Pembangunan Jalan Trans itu Hal yang tidak masuk Akal karena, Ketika pembongkaran jalan dari satu kampung ke kampung lainnya  otomatis Para Pemodal akan berbondong-bondong membawa uangnya ke...

Perempuan Papua Dalam Perjuangan Hak Menentukan Nasib Sendiri

Perempuan di tengah aksi massa di moment Hari Kemerdekaan Papua Barat, 1 Desember 2015, di bundaran Hotel Indonesia, Jakarta./Doc. amp Penulis:  Nipson Murib* Perempuan Papua yang  selalu dipandang rendah dalam pekerjaan atau  kepemimpinan, yang selalu dipikirkan oleh kaum  laki-laki bahwa perempuan ditugaskan di dapur dan mengurus anak-anak. Ungkapan dan tuturkata yang selalu diucapkan para laki-laki Papua terhadap  perempuan bahwa,  "Prempuan baru bicara banyak, Perempuan baru terlalu bikin diri hebat, Perempuan baru duduk dengan kelompok laki-laki, Perempuan duduk didepan laki-laki,  Perempuan baru nakal," dan ungkapan merendahkan lainnya yang selalu diucapkan oleh kaum laki-laki sejak turun temurun sampai saat ini. Demikian juga, kapitalisme  masih mengurung para perempuan dalam pekerjaan rumah tangga karena kerja ini adalah kerja gratis,  kerja yang tidak dibayar. Sistem Kapitalis membutuhkan buruh yang terawat dan juga bisa b...