Langsung ke konten utama

BAWALAH AKU PULANG

BAWALAH AKU PULANG
Oleh Aleks Giay.
Bawalah aku pulang ke kampungmu
Ke lubuk pantaimu ke nurani ombakmu
Ke tubuh telukmu ke jiwa tanjungmu
Dengan tabuhan tifa bertautan semesta
Di sana kita bernyanyi tentang diri sendiri

Bawalah aku pulang ke kampungmu
Ke lembah hatimu ke palung jiwamu
Ke lereng imajimu ke dusun ragamu
Dengan merias arang di seraut alam
Di sana kita berdandang tentang diri sendiri

Sampai aku lupa, tak ada sesiapa
Sampai kau ingat, tak ada apa-apa
Kala monster bernama modernitas
Laju menggeliat dalam palung teror
Selalu saja megalomaniak ketertundukan

Hollandia, 08/08/18
 Giyai Aleks

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Labirin Luka Di Bumi Koloni

Labirin Luka Di Bumi Koloni Post Aleks Giay Luka tak akan melihat betapa senyapnya harimu merayakan perihnya dan luka takan pernah berhenti ngilu tanpa kamu yang membalutinya sendiri. Nanar luka membuncah dalam busung dadamu menahan kepedihan dan setianya menyimpang pada relung hati yang terkulai melihat kezaliman penjajah. Kebenaran atas nama masa lalu suatu bangsa ialah luka bagi bangsa kolonial untuk terus menyayati jiwa-jiwa di bangsa koloni dengan tingkap jahanamnya. Cerita panjang terpajang di dinding zaman ke zaman dalam legenda bangsa- bangsa terjajah di jagat raya ini. Bawasanya telah di wahyukan pada suatu negeri koloni akan di lukai dan terus akan terluka dengan laku jahanam tirani melalui tangan jahil serdadunya. Apapun bentuk wajahmu di mata penjajah dalam semua di mensi kehidupan akan terbaca sebagai binatang buruan. Hal itulah yang tercacat dalam buku-buku tua bagi wilayah jajahannya. Popor bedilnya selalu akan melerai dada dan timah bedilnya kapanpun di letuskan...

MRP Menjual Tanah Masyarakat Papua Melalui Jalan Trans Papua

MRP Menjual Tanah Masyarakat Papua Melalui Jalan Trans Papua. Oleh: proletar. MRP Kurang Analisis yang mendalam Dampak Dari Jalan Trans Papua. Menangkapi Sikap MRP pada tanggal  09 Desember 2019 Menyepakati Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berencana menyerahkan pembangunan Jalan Trans Papua di beberapa titik rawan kepada TNI. Majelis Rakyat Papua (MRP) menyatakan bahwa hal itu merupakan solusi yang tepat untuk mempercepat pembangunan di Papua. Saya sebagai Anak Papua Kesal Terhadap Majelis Rakyat PAPUA yang Kurang Analisis dampak dari Jalan Trans Papua yang rencananya Dibekap Oleh TNI. Selama ini MRP mengkampanye melalui Media Radio, lisan Tulisan untuk Masyarakat Papua agar Tidak Menjual Tanah sembarang. Maklumat Melarang Menjual Tanah Tetapi, Menyetujui Pembangunan Jalan Trans itu Hal yang tidak masuk Akal karena, Ketika pembongkaran jalan dari satu kampung ke kampung lainnya  otomatis Para Pemodal akan berbondong-bondong membawa uangnya ke...

Perempuan Papua Dalam Perjuangan Hak Menentukan Nasib Sendiri

Perempuan di tengah aksi massa di moment Hari Kemerdekaan Papua Barat, 1 Desember 2015, di bundaran Hotel Indonesia, Jakarta./Doc. amp Penulis:  Nipson Murib* Perempuan Papua yang  selalu dipandang rendah dalam pekerjaan atau  kepemimpinan, yang selalu dipikirkan oleh kaum  laki-laki bahwa perempuan ditugaskan di dapur dan mengurus anak-anak. Ungkapan dan tuturkata yang selalu diucapkan para laki-laki Papua terhadap  perempuan bahwa,  "Prempuan baru bicara banyak, Perempuan baru terlalu bikin diri hebat, Perempuan baru duduk dengan kelompok laki-laki, Perempuan duduk didepan laki-laki,  Perempuan baru nakal," dan ungkapan merendahkan lainnya yang selalu diucapkan oleh kaum laki-laki sejak turun temurun sampai saat ini. Demikian juga, kapitalisme  masih mengurung para perempuan dalam pekerjaan rumah tangga karena kerja ini adalah kerja gratis,  kerja yang tidak dibayar. Sistem Kapitalis membutuhkan buruh yang terawat dan juga bisa b...